• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan
Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
      • Program Magister
      • Program Doktor
    • Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
      • Tenaga Pendidik Program Magister
      • Tenaga Pendidik Program Doktor
      • Tenaga Kependidikan
    • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
      • Prosedur Pendaftaran
      • Syarat Pendaftaran
      • Biaya Pendidikan
    • Rekognisi Akademis
  • Akademik
    • Program Magister
      • Profil Lulusan Program Magister
      • Capaian Pembelajaran Lulusan
      • Peta Kurikulum
      • Mata Kuliah
      • Modul Pegangan Mata Kuliah
      • Seminar Proposal
      • Ujian Komprehensif
      • Seminar Hasil
      • Ujian Tesis
    • Program Doktor
      • Profil Lulusan
      • Capaian Pembelajaran Lulusan
      • Peta Kurikulum
      • Mata Kuliah
      • Modul Pegangan Mata Kuliah
      • Seminar Proposal
      • Ujian Komprehensif
      • Seminar Hasil
      • Ujian Disertasi
    • Kalender Akademik
    • Panduan Akademik
    • Perpustakaan
    • ELOK (e-Learning: Open for Knowledge Sharing)
    • SIMASTER
  • Penelitian
    • Publikasi
    • Kelompok Penelitian
  • Pengabdian
    • Pengabdian kepada Masyarakat
  • Kemahasiswaan & Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Informasi Beasiswa
    • Alumni
    • KAGAMA
    • Lowongan Pekerjaan
    • Tracer Study
  • Kontak
  • Unduh
    • Dokumen Akreditasi S2
    • Dokumen Akreditasi S3
  • Beranda
  • Pascasarjana UGM
  • Pascasarjana UGM
Arsip:

Pascasarjana UGM

Kalcer on the Run: Tren Lari Masa Kini

BeritaHowdy SDGs! Jumat, 20 Februari 2026

Aktivitas lari telah lama dikenal sebagai salah satu bentuk olahraga paling sederhana, murah, dan efektif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Penelitian medis menunjukkan bahwa lari secara teratur merupakan bentuk aktivitas intensitas tinggi yang bermanfaat bagi sistem kardiovaskular, memperkuat otot jantung, meningkatkan VO2max (kapasitas penggunaan oksigen), serta memperbaiki sirkulasi darah dan fungsi paru-paru (Austin, 2024). Dalam konteks kesehatan publik, manfaat ini relevan dengan SDGs Tujuan 3 (Good Health and Well-being) yang mendorong gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit tidak menular melalui olahraga teratur. read more

Kekeringan Danau Kerinci: Bencana Alam atau Akumulasi Kelalaian Manusia?

BeritaHowdy SDGs! Jumat, 6 Februari 2026

Danau Kerinci adalah danau di Provinsi Jambi. Sekarang danau yang biasanya menjadi primadona pariwisata dan pemasok ikan air tawar terbesar di Provinsi Jambi ini, menjadi sekarat menyisakan cerita. Fenomena menyusutnya permukaan air Danau Kerinci sejak akhir Januari 2026 memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat, khususnya petani dan nelayan. Namun apakah kejadian ini murni bencana alam, atau justru akumulasi dari kesalahan manusia? Atau kegagalan manusia menangkap informasi, merespon, dan mengkomunikasikan aspek lingkungan pada kehidupan sehari-hari?
Alam selalu dikambing hitamkan jika sebuah bencana terjadi di suatu daerah. Alam selalu diposisikan penyebab atas terjadinya faktor tunggal, sehingga tanggung jawab manusia seolah-olah dihapus dari narasi dominan. Bahkan belakangan ini, PLTA ikut disorot dan diasumsikan penyebab tunggal fenomena ini. read more

Bukan Sekadar Minuman, Tapi Bergeser Menjadi Gaya Hidup Urban

BeritaHowdy SDGs! Rabu, 7 Januari 2026

Dalam beberapa dekade terakhir, kopi telah bergeser. Bukan hanya sekadar “minuman” tetapi sudah menjadi fenomena budaya dan gaya hidup urban yang kuat. Pertumbuhan coffee shop di kota-kota besar mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan. Kedai kopi saat ini berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, tempat kerja alternatif, hingga arena kreativitas bagi pekerja kreatif, mahasiswa, dan generasi muda yang mencari pengalaman berbeda dari sekadar konsumsi kopi biasa. Fenomena ini menggambarkan bahwa kopi sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari ritme kehidupan masyarakat perkotaan dan simbol gaya hidup modern. read more

Antara E-Book vs Buku Fisik, Mana Yang Lebih Baik?

BeritaHowdy SDGs! Selasa, 6 Januari 2026

Dalam era digital yang terus berkembang, buku tidak lagi hanya hadir dalam bentuk cetak tradisional. Buku digital (e-book) telah menjadi bagian penting dari ekosistem pengetahuan global, menawarkan akses cepat dan portabilitas tinggi. Namun, perdebatan mengenai kelebihan dan kekurangan antara buku digital dan buku fisik juga semakin menguat, mencakup aspek pembelajaran, dampak lingkungan, serta kontribusinya terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi & Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Aksi Iklim) dan SDG 15 (Ekosistem Darat). read more

Transportasi Umum Commuter Line dan Moda Berkelanjutan di Indonesia

BeritaHowdy SDGs! Selasa, 30 Desember 2025

Seiring meningkatnya urbanisasi, kebutuhan terhadap sistem transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan inklusif menjadi krusial tidak hanya untuk mobilitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tahun 2030. Dalam hal ini, transportasi umum menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan perkotaan berkelanjutan. Transportasi berkontribusi secara langsung pada pencapaian SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), yakni menyediakan akses terhadap sistem transportasi yang aman, terjangkau, mudah diakses, dan berkelanjutan untuk semua lapisan masyarakat. Selain itu, pengembangan transportasi umum yang berkelanjutan juga berdampak positif terhadap tujuan lain, seperti SDG 13 (Climate Action), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), dan SDG 3 (Good Health and Well-Being). read more

Tumbler: Langkah Kecil untuk Perubahan Besar

BeritaHowdy SDGs! Senin, 1 Desember 2025

Masalah sampah plastik terus menjadi sorotan global. Plastik sekali pakai, terutama botol dan kemasan air, telah mengakumulasi dampak lingkungan jangka panjang, seperti: polusi di darat dan laut, beban tambahan bagi tempat pembuangan akhir (TPA), serta konsumsi sumber daya dan energi yang besar dalam produksi. Salah satu solusi sederhana namun berdampak nyata adalah penggunaan tumbler atau botol minum/wadah minum yang dapat dipakai ulang.

Beberapa penelitian dan program di Indonesia menunjukkan bahwa penggunaan tumbler dapat secara signifikan mengurangi sampah plastik. Dewasa ini tumbler bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan dapat menjadi representasi perubahan perilaku konsumsi menuju keberlanjutan. read more

Ledakan Limbah Gadget dan Tantangan Konsumsi Berkelanjutan di Era Digital

BeritaHowdy SDGs! Selasa, 18 November 2025

Limbah gadget (e-waste) telah menjadi salah satu isu lingkungan paling mendesak pada abad ke-21. Laporan Global E-Waste Monitor mencatat bahwa dunia menghasilkan sekitar 62 juta ton e-waste pada tahun 2022, dan hanya sekitar 22% yang berhasil didaur ulang melalui jalur resmi. Proyeksi menunjukkan angka ini dapat mencapai 82 juta ton pada 2030 jika pola konsumsi teknologi tidak berubah. E-waste adalah limbah kompleks yang mengandung plastik, bahan kimia, serta logam berat seperti merkuri, timbal, dan kadmium yang dapat mencemari tanah dan air. Ironisnya, limbah ini juga menyimpan sumber daya bernilai tinggi seperti emas, tembaga, hingga rare earth elements, yang justru sering terbuang karena kurangnya fasilitas dan regulasi daur ulang yang efektif. read more

Fenomena Pakaian Impor dan Tantangan Kebersihan dalam Arus Konsumsi Global

BeritaHowdy SDGs! Selasa, 4 November 2025

Perdagangan pakaian impor, khususnya pakaian bekas, telah menjadi bagian signifikan dari dinamika ekonomi global dan pola konsumsi masyarakat di negara berkembang. Pakaian bekas impor umumnya berasal dari proses donasi massal, pusat daur ulang tekstil, toko retail yang menyisakan deadstock, serta gudang penyalur barang non sortir dari negara-negara maju. Dalam rantai distribusi yang panjang ini, pakaian dikumpulkan dari berbagai sumber, disortir berdasarkan kualitas, kemudian dikompresi menjadi bal-bal besar sebelum dikirim ke negara tujuan. Kompleksitas rantai pasok tersebut menyebabkan asal-usul setiap pakaian sulit dilacak secara individual, sehingga aspek higienitas dan keamanan produk menjadi isu yang perlu dikaji secara ilmiah. read more

Revolusi Gaya Hidup Digital Melalui Ojek Online dan Layanan Makanan Online Sebagai Inovasi Digital untuk Mendorong Tujuan Pembangunan

BeritaHowdy SDGs! Jumat, 31 Oktober 2025

Dalam satu dekade terakhir, kemunculan ojek online dan layanan pesan-antar makanan telah mengubah pola hidup masyarakat Indonesia secara signifikan. Dari sekadar alat transportasi, ojek online kini menjelma menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital yang kompleks, melibatkan jutaan pengemudi, pelaku usaha mikro, hingga konsumen dari berbagai lapisan sosial. Fenomena ini tidak hanya merepresentasikan kemajuan teknologi informasi, tetapi juga menggambarkan dinamika pergeseran sosial-ekonomi baru yang erat kaitannya dengan upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). read more

Menuju Generasi Sehat Melalui Makanan Bergizi

BeritaHowdy SDGs! Jumat, 10 Oktober 2025

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup melalui penyediaan makanan sehat di sekolah. Lebih dari sekadar pemberian makan, program MBG adalah investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Harapannya, dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang fokus, anak-anak dapat tumbuh optimal dan berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Dilihat dari perspektif pembangunan berkelanjutan, program MBG menjadi sarana dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama di bidang gizi, kesehatan, pendidikan, dan ketahanan ekonomi masyarakat. Secara spesifiknya berkaitan dengan SDGs 2 (Zero Hunger), SDGs 3 (Good Health and Well-being), SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDGs 12 (Responsible Consumption and Production). Program MBG sebenarnya bisa membantu mengurangi kelaparan tersembunyi (hidden hunger) pada anak usia sekolah dengan menyediakan makanan bergizi setiap hari. Hal ini bisa menjadi langkah penting dalam mengurangi angka malnutrisi dan stunting. Dimana dengan adanya akses gizi yang seimbang dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak, sekaligus menekan potensi penyakit akibat kekurangan nutrisi. Anak yang tidak lapar cenderung lebih mudah fokus belajar. MBG secara tidak langsung mendukung proses belajar yang produktif, menurunkan tingkat ketidakhadiran, dan meningkatkan hasil akademik. Program ini sebenarnya juga menciptakan efek ekonomi berantai melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, dan UMKM lokal dalam penyediaan bahan makanan. Di sisi lain, MBG dapat menjadi wadah edukasi tentang pola makan sehat dan berkelanjutan, termasuk upaya mengurangi limbah makanan dan mengoptimalkan bahan pangan lokal. read more

123…5
Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung Yogyakarta – 5581
Telp : (0274) 544975, 564239 Fax : (0274) 547861, 564239
  pkp.pasca@ugm.ac.id
  @pkp.pasca.ugm
  +628112630752

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY