• UGM
  • SPs UGM
  • Library
  • IT Center
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan
Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi dan Tujuan
      • Program Magister
      • Program Doktor
    • Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
      • Tenaga Pendidik Program Magister
      • Tenaga Pendidik Program Doktor
      • Tenaga Kependidikan
    • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
      • Prosedur Pendaftaran
      • Syarat Pendaftaran
      • Biaya Pendidikan
    • Rekognisi Akademis
  • Akademik
    • Program Magister
      • Profil Lulusan Program Magister
      • Capaian Pembelajaran Lulusan
      • Peta Kurikulum
      • Mata Kuliah
      • Modul Pegangan Mata Kuliah
      • Seminar Proposal
      • Ujian Komprehensif
      • Seminar Hasil
      • Ujian Tesis
    • Program Doktor
      • Profil Lulusan
      • Capaian Pembelajaran Lulusan
      • Peta Kurikulum
      • Mata Kuliah
      • Modul Pegangan Mata Kuliah
      • Seminar Proposal
      • Ujian Komprehensif
      • Seminar Hasil
      • Ujian Disertasi
    • Kalender Akademik
    • Panduan Akademik
    • Perpustakaan
    • ELOK (e-Learning: Open for Knowledge Sharing)
    • SIMASTER
  • Penelitian
    • Publikasi
    • Kelompok Penelitian
  • Pengabdian
    • Pengabdian kepada Masyarakat
  • Kemahasiswaan & Alumni
    • Prestasi Mahasiswa
    • Informasi Beasiswa
    • Alumni
    • KAGAMA
    • Lowongan Pekerjaan
    • Tracer Study
  • Kontak
  • Unduh
    • Dokumen Akreditasi S2
    • Dokumen Akreditasi S3
  • Beranda
  • SDGs 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
  • SDGs 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
Arsip:

SDGs 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak

Mengurai Jejak Cemaran Lingkungan

BeritaHowdy SDGs! Rabu, 20 Mei 2026

Dalam kehidupan sehari-hari, sabun mandi, sampo, odol, dan deterjen adalah produk yang tak bisa dipisahkan dari rutinitas kebersihan pribadi dan rumah tangga. Namun, penggunaan yang berlebihan atau pembuangan limbah yang kurang tepat justru dapat berdampak negatif pada lingkungan, terutama pada kualitas air dan tanah. Zat-zat aktif dalam produk-produk ini, seperti surfaktan dalam deterjen, telah terbukti dapat menurunkan kualitas air dan oksigen terlarut di perairan; bahkan pada kondisi tertentu dapat memicu eutrofikasi yang membahayakan organisme air dan keseimbangan ekosistem. Studi literatur menunjukkan limbah deterjen dapat meningkatkan nilai BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) hingga tiga kali lipat, serta berkontribusi menurunkan oksigen terlarut yang vital bagi kehidupan akuatik. Dampaknya tidak hanya pada ekosistem, tetapi perubahan ini juga memiliki implikasi pada kesehatan masyarakat seperti iritasi kulit dan gangguan pernapasan ketika paparan terhadap limbah tidak diolah dengan benar (Sofian, 2025). read more

Kekeringan Danau Kerinci: Bencana Alam atau Akumulasi Kelalaian Manusia?

BeritaHowdy SDGs! Jumat, 6 Februari 2026

Danau Kerinci adalah danau di Provinsi Jambi. Sekarang danau yang biasanya menjadi primadona pariwisata dan pemasok ikan air tawar terbesar di Provinsi Jambi ini, menjadi sekarat menyisakan cerita. Fenomena menyusutnya permukaan air Danau Kerinci sejak akhir Januari 2026 memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat, khususnya petani dan nelayan. Namun apakah kejadian ini murni bencana alam, atau justru akumulasi dari kesalahan manusia? Atau kegagalan manusia menangkap informasi, merespon, dan mengkomunikasikan aspek lingkungan pada kehidupan sehari-hari?
Alam selalu dikambing hitamkan jika sebuah bencana terjadi di suatu daerah. Alam selalu diposisikan penyebab atas terjadinya faktor tunggal, sehingga tanggung jawab manusia seolah-olah dihapus dari narasi dominan. Bahkan belakangan ini, PLTA ikut disorot dan diasumsikan penyebab tunggal fenomena ini. read more

Peran Perempuan Dalam Akses Air Bersih dan Sanitasi Sebagai Sumber Kehidupan yang Esensial

BeritaHowdy SDGs! Jumat, 20 Desember 2024

Air bersih merupakan sumber kehidupan yang esensial bagi seluruh makhluk hidup tanpa kecuali. Selain air bersih, sanitasi yang layak juga menjadi komponen krusial dalam kehidupan dan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Kemudahan akses terhadap sumber daya ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Menurut Bank Dunia, masih ada sekitar 780 juta orang di seluruh dunia yang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan lebih dari 2 milyar orang tidak memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Terbatasnya akses terhadap air bersih dan sanitasi menjadi masalah serius yang berdampak besar pada kesehatan. Ketidakcukupan akses tersebut menyebabkan munculnya penyakit menular seperti diare yang jika tidak ditangani dengan baik dapat berujung pada kematian. read more

Universitas Gadjah Mada

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jl. Teknika Utara, Pogung Yogyakarta – 5581
Telp : (0274) 544975, 564239 Fax : (0274) 547861, 564239
  pkp.pasca@ugm.ac.id
  @pkp.pasca.ugm
  +628112630752

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY